Lampu LED menghemat listrik karena setiap watt menghasilkan cahaya jauh lebih banyak daripada bohlam pijar. Untuk menghitung tagihan bulanan, pakai rumus sederhana: kWh sama dengan watt dikali jam pemakaian dibagi 1000, lalu dikalikan tarif listrik. Satu lampu LED 8 watt yang menyala 5 jam sehari hanya memakai 1,2 kWh per bulan, sementara bohlam 60 watt memakai 9 kWh untuk terang yang kurang lebih sama.
Listrik rumah dihitung dalam kWh, bukan watt. Watt menunjukkan seberapa cepat energi dipakai saat lampu menyala. kWh menunjukkan jumlah energi yang sudah terpakai. Dua rumus ini cukup untuk menghitung sendiri:
Untuk pemakaian sebulan, kalikan hasil kWh dengan jumlah hari. Contohnya lampu LED 8 watt di kamar yang dinyalakan 5 jam setiap malam selama 30 hari. Perhitungannya 8 x 5 x 30 / 1000 = 1,2 kWh. Kalau tarif listrik di rumah Rp 1.500 per kWh, biaya lampu itu Rp 1.800 sebulan. Angka tarif tersebut hanya ilustrasi, sesuaikan dengan golongan tarif di tagihan listrik Anda karena setiap rumah bisa berbeda.
Sekarang bandingkan dengan bohlam pijar 60 watt yang menyala selama durasi yang sama. 60 x 5 x 30 / 1000 = 9 kWh, setara Rp 13.500 sebulan. Selisih Rp 11.700 dari satu titik lampu saja. Rumah biasanya punya lebih dari satu titik, jadi selisihnya berlipat dengan cepat.
Tabel ini memakai pemakaian 5 jam sehari, 30 hari sebulan, dan tarif ilustrasi Rp 1.500 per kWh.
| Keterangan | Bohlam pijar 60 W | LED 8 W |
|---|---|---|
| Daya per titik | 60 watt | 8 watt |
| Pemakaian per hari | 5 jam | 5 jam |
| Energi per hari | 0,30 kWh | 0,04 kWh |
| Energi per bulan | 9 kWh | 1,2 kWh |
| Biaya per bulan | Rp 13.500 | Rp 1.800 |
| Biaya per tahun | Rp 162.000 | Rp 21.600 |
| Selisih per tahun | Rp 140.400 lebih mahal | Rp 140.400 lebih hemat |
LED 8 watt yang baik menghasilkan sekitar 800 lumen, kira-kira sama dengan bohlam pijar 60 watt. Karena itu penggantian langsung bisa dilakukan tanpa ruangan terasa lebih gelap. Yang perlu diperiksa hanya label lumen di kemasan, bukan angka watt-nya.
Rumah dengan 10 titik lampu yang menyala bersamaan memperlihatkan selisih lebih besar. Semua baris memakai 5 jam per hari dan 30 hari sebulan.
| Skenario | Total daya | Energi per bulan | Biaya per bulan |
|---|---|---|---|
| 10 bohlam pijar 60 W | 600 watt | 90 kWh | Rp 135.000 |
| 6 bohlam 60 W dan 4 LED 8 W | 392 watt | 58,8 kWh | Rp 88.200 |
| 4 bohlam 60 W dan 6 LED 8 W | 288 watt | 43,2 kWh | Rp 64.800 |
| 10 LED 8 W | 80 watt | 12 kWh | Rp 18.000 |
| 10 LED 12 W | 120 watt | 18 kWh | Rp 27.000 |
Baris terakhir sengaja dimasukkan. LED 12 watt tetap jauh lebih hemat daripada bohlam pijar, tetapi kalau ruangan hanya butuh 8 watt, kelebihan 4 watt di sepuluh titik tetap menjadi 18 kWh sebulan. Hemat bukan berarti memilih watt terkecil, melainkan memilih watt yang sesuai kebutuhan cahaya ruangan.
Mengganti semua bohlam dengan LED tidak otomatis menurunkan tagihan kalau salah memilih dan salah pakai. Ada beberapa penyebab yang sering terlewat.
Daya terlalu besar untuk ukuran ruangan. LED 24 watt di kamar tidur 3x3 meter memang terang, tetapi kebutuhan ruangan itu hanya sekitar 13 sampai 14 watt. Kelebihan daya terbuang sebagai cahaya yang tidak perlu.
Jumlah titik bertambah. Satu lampu gantung diganti menjadi enam downlight karena ingin lebih terang. Total daya bisa naik walaupun setiap titik memakai LED. Menambah titik adalah keputusan desain, bukan keputusan hemat listrik.
Lampu menyala di siang hari. Ini kesalahan yang paling sering terjadi di rumah dengan jendela tertutup gorden. Lampu LED 8 watt yang menyala 14 jam sehari memakai 3,36 kWh sebulan, lebih besar daripada lampu yang menyala 5 jam dengan watt lebih besar.
Lampu hias dengan banyak bola kecil. Satu lampu gantung berisi dua belas bola 3 watt totalnya 36 watt. Cahayanya indah, tetapi konsumsinya setara bohlam lama. Hitung total watt per fitting, bukan watt satu bola.
Debu dan kap lampu keruh. Lapisan debu yang menebal bisa menurunkan cahaya yang keluar cukup banyak, sehingga orang cenderung menambah lampu baru. Membersihkan kap lampu adalah penghematan yang paling murah.
Mengganti lampu hanya mengubah besar daya per titik. Kebiasaan mengubah berapa lama lampu menyala, dan itu sering kali lebih menentukan.
Matikan lampu saat ruangan kosong, terutama kamar mandi, dapur, dan ruang kerja yang ditinggal sebentar. Kelompokkan saklar per zona supaya lampu ruang tamu tidak perlu menyala semua ketika hanya satu sudut yang dipakai. Manfaatkan cahaya pagi dengan membuka gorden lebar-lebar, dan tempatkan cermin di dinding yang berhadapan dengan jendela untuk memantulkan cahaya ke bagian ruangan yang gelap.
Untuk malam, turunkan intensitas dengan menyalakan satu atau dua lampu saja. lampu meja di sudut baca memberi cahaya lokal yang cukup untuk membaca tanpa harus menyalakan lampu plafon utama. Model yang ringkas dan cahayanya bisa diarahkan cocok untuk kebiasaan ini.
Bersihkan kap lampu setiap dua sampai tiga bulan, terutama lampu gantung dengan banyak lekukan. Cat dinding dengan warna terang juga membantu memantulkan cahaya, sehingga lampu yang sama terasa lebih terang.
Lampu hias lama tidak selalu perlu diganti hanya karena masih memakai bohlam pijar. Ada tanda-tanda yang lebih mendesak daripada urusan tagihan.
Ganti kalau soket terasa panas setelah menyala lama, kabel terasa getas atau mengeras, dan fitting longgar sehingga bohlam mudah lepas. Tanda lain adalah kap lampu menguning atau retak, cahaya berkedip tanpa sebab yang jelas, dan bohlam pijar yang sulit dicari di toko. Untuk lampu hias berusia lebih dari delapan tahun, kabel di dalamnya sering sudah tidak layak pakai walaupun dari luar terlihat baik.
Kalau lampu masih aman tetapi boros, cukup ganti bohlamnya dengan LED yang lumennya setara. Kalau fitting dan kabel sudah bermasalah, mengganti seluruh unit lebih masuk akal daripada menambal soket. Pilih lampu hias yang bohlamnya mudah diganti dan memakai fitting standar, sehingga penggantian di masa depan tidak merepotkan.
LED selalu lebih murah. Harga beli LED memang lebih tinggi daripada bohlam pijar. Penghematan datang dari pemakaian jangka panjang, bukan dari harga di rak. Kalau lampu hanya dinyalakan sepuluh menit sehari, selisih tagihannya kecil dan harga awal menjadi pertimbangan utama.
Watt kecil pasti hemat. Dua puluh lampu LED 3 watt totalnya 60 watt, sama dengan satu bohlam pijar 60 watt. Yang menentukan adalah total watt dikali jam pemakaian, bukan angka watt pada satu kemasan.
LED tidak menghasilkan panas. Driver dan komponen elektroniknya tetap hangat. Lampu LED di dalam kap lampu tertutup rapat bisa lebih cepat rusak karena panas terkurung, walaupun bohlamnya sendiri tidak sepanas pijar.
LED tahan selamanya. Umur LED berkisar 15.000 sampai 25.000 jam, dan terangnya menurun perlahan di akhir masa pakai. LED murah dengan heatsink kecil sering turun terangnya jauh sebelum angka itu tercapai.
Untuk terang yang dirasakan, hampir sama. Bohlam pijar 60 watt menghasilkan sekitar 800 lumen, dan LED 8 watt yang efisien menghasilkan angka yang sama. Yang berbeda adalah warna cahaya dan sudut pancarannya. LED dengan sudut sempit terasa lebih terang di satu titik tetapi kurang merata ke seluruh ruangan dibanding bohlam pijar yang menyebar ke segala arah.
Totalnya 12 kWh sebulan. Perhitungannya 10 lampu x 8 watt x 5 jam x 30 hari / 1000 = 12 kWh. Dengan tarif ilustrasi Rp 1.500 per kWh, biayanya Rp 18.000. Bandingkan dengan sepuluh bohlam pijar 60 watt pada durasi yang sama, yaitu 90 kWh atau Rp 135.000 sebulan. Selisihnya mencapai Rp 117.000 sebelum angka tarif disesuaikan dengan tagihan Anda.
Tergantung total watt, bukan jumlah bolanya. Lampu gantung dengan dua belas bola 3 watt memakai 36 watt, lebih besar daripada satu LED 8 watt. Tetapi kalau bolanya 1 watt, totalnya hanya 12 watt. Cara cepat mengetahuinya adalah menjumlahkan watt seluruh bola dalam satu fitting, lalu bandingkan dengan kebutuhan lumen ruangan.
Belum tentu. Angka Rp 1.500 per kWh dipakai sebagai ilustrasi agar perhitungan mudah diikuti. Tarif sebenarnya bergantung pada golongan pelanggan, daya terpasang, dan kebijakan yang berlaku. Lihat lembar tagihan atau aplikasi PLN Anda, lalu ganti angka tarif pada rumus biaya = kWh x tarif. Seluruh angka kWh di artikel ini tetap berlaku karena tidak bergantung pada tarif.
Ganti saat soket panas berlebihan, kabel getas, fitting longgar, atau kap lampu retak. Itu masalah keselamatan, bukan sekadar tagihan. Kalau lampu masih aman, ganti bohlamnya saja dengan LED yang lumennya setara. Untuk lampu berusia lebih dari delapan tahun, periksa kabel bagian dalam sebelum memutuskan mempertahankannya.
Tagihan listrik dari sisi lampu bisa dihitung tanpa alat apa pun. Catat watt setiap lampu, perkirakan jam pemakaian harian, lalu masukkan ke rumus kWh = watt x jam / 1000. Kalikan dengan tarif di tagihan Anda dan jumlah hari. Dari situ akan terlihat titik mana yang paling banyak menyerap listrik, dan keputusan mengganti lampu bisa dibuat berdasarkan angka, bukan perkiraan.
Mulailah dari ruangan yang lampunya paling lama menyala, biasanya ruang keluarga dan dapur. Ganti bertahap, ukur selisih tagihan setelah satu bulan, lalu lanjutkan ke ruangan berikutnya. Untuk melihat pilihan model yang sudah memakai LED, jelajahi katalog lampu hias Leatique dan sesuaikan watt serta lumennya dengan kebutuhan tiap ruangan.
Temukan produk import unik dengan kualitas terbaik.